detikhealth

Konsultasi Psikologi Seks dan Perkawinan
Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi

Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/

Kesulitan Berhubungan Intim karena Istri Selalu Kesakitan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 06/06/2017 15:21 WIB
Kesulitan Berhubungan Intim karena Istri Selalu KesakitanFoto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Salam jumpa, Mbak. Saya berusia empat puluh delapan tahun, menikah dengan wanita berusia empat puluh dua tahun. Ia masih perawan dan problemnya sampai empat bulan setelah menikah saya belum bisa memecahkan perawannya.

Saya bisa ereksi tapi tidak cukup kuat untuk sampe ke dalam vagina dan istri saya pun selalu teriak kesakitan ketika saya mau paksa. Bagaimana solusinya Mbak, mohon tanggapannya. Terimakasih.

Y (Laki-laki, 48 tahun)

Jawaban

Dear Bapak Y,

Saat melakukan hubungan seksual pertama kalinya, penetrasi terkadang memang tidak langsung terjadi. Masing-masing masih menyesuaikan diri dan merasa nyaman satu sama lain. Bagi beberapa orang, tidak mudah untuk merasa nyaman tidak berpakaian sama sekali, meskipun di hadapan pasangannya. Biasanya dalam situasi seperti ini dibutuhkan foreplay sebagai cara untuk vagina mengeluarkan pelumas alaminya untuk mempermudah penetrasi. Tanpa pelumas, penetrasi dapat membuat rasa nyeri pada vagina.

Perempuan yang menjalani hubungan intim pertama kali memang biasa merasakan nyeri pada vagina karena robeknya selaput dara. Namun, sebenarnya rasa sakit muncul seringkali lebih diakibatkan adanya perasaan cemas dan khawatir akan merasakan sakit. Jika dipaksakan, ada kemungkinan hubungan seksual selanjutnya dipersepsikan sebagai sesuatu yang menyakitkan akibat adanya trauma. Selain faktor psikologis, emosional, serta robeknya selaput dara, rasa sakit juga dapat disebabkan kemungkinan adanya kondisi tertentu.

Sementara pada kondisi Anda sendiri dimana penis keras tetapi tidak cukup keras untuk melakukan penetrasi bisa saja terjadi karena adanya disfungsi ereksi sedang. Untuk mendapatkan diagnosis yang jelas mengenai hal ini, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis andrologi. Jika yang Anda alami penyebabnya lebih karena faktor psikologis, dokter akan merujuk Anda ke psikolog seksual untuk ditangani lebih lanjut.

Sebaiknya Anda berdua mengkonsultasikan masalah Anda berdua lebih lanjut secara langsung kepada profesional agar informasi yang disampaikan lebih komprehensif dan Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Wulan Ayu Ramadhani, M. Psi
Psikolog Perkawinan dan Keluarga di Klinik Rumah Hati
Jl. Muhasyim VII no. 41, Cilandak, Jakarta Selatan
Twitter: @wulanayur dan @twitpranikah
http://pranikah.org/(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit