detikhealth

Konsultasi Seksologi
Dr. Andri Wanananda MS

Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
Artikel 18+

Mengatasi Ketakutan Saat Malam Pertama

Rabu, 26/04/2017 18:20 WIB
Mengatasi Ketakutan Saat Malam PertamaFoto: Thinkstock
Selamat malam Dok, saya baru menikah satu bulan yang lalu, namun sampai sekarang saya dan suami belum pernah melakukan hubungan suami istri karena ketakutan saya akan rasa sakit.

Meskipun suami saya tidak pernah mengeluh tetapi saya merasa saya tidak bisa memenuhi kewajiban saya sebagai seorang istri secara biologis. Kami memang belum berencana memiliki keturunan sampai dua tahun kedepan karena suatu alasan. Apa yang harus saya lakukan sebagai seorang istri karena hal tersebut menjadi beban pikiran saya?
Terimakasih Dok.

D (Perempuan, 24 tahun)

Jawaban

Sebagai pasangan suami istri, Anda harus kerjasama dan saling terbuka bila dirasakan ketidaknyamanan saat bersenggama. Rasa nyeri pada vagina saat ML, petunjuk lubrikasi (pelendiran) vagina belum optimal. Hal ini bisa karena foreplay terlampau singkat. Saat foreplay, suami melakukan sentuhan, rabaan secara oral dan manual pada zona-zona erotik tubuh Anda paling peka dan yang Anda gandrungi. Maka harus terang untuk mengatakan pada suami.

Dari penjelasan Anda, agaknya suami Anda seorang penyabar, penuh kasih sayang dan penuh pengertian. Tidak masalah, bila beberapa hari Anda dan suami lakukan foreplay tanpa penetrasi penis ke dalam vagina. Suatu saat Anda akan merasakan di mana lubrikasi vagina hebat, terasa basah, hingga saat penetrasi penis tidak akan terasa nyeri, karena rongga vagina licin.

Tidak masalah Anda akan menunda kehamilan 1-2 tahun, tapi hubungan intim dengan suami patut dilakukan secara rutin, demi kebugaran tubuh Anda berdua. Percayalah, Anda akan mampu sebagai istri yang andal dalam aktivitas seksual. Lakukanlah latihan foreplay dengan teratur. Selamat menyoba.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit