detikhealth

Konsultasi Seksologi
Dr. Andri Wanananda MS

Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
Artikel 18+

Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim, Tanda Selaput Dara Robek?

Rabu, 05/04/2017 18:26 WIB
Keluar Darah Setelah Berhubungan Intim, Tanda Selaput Dara Robek?Foto: thinkstock
Dok saya bingung, tapi malu mau tanya-tanya. Jadi saya tanya saja melalui konsultasi ini. Tolong dijawab yang lengkap ya Dok, agar saya nggak bingung lagi.

Akhir Maret nanti, saya dan suami akan merayakan setahun pernikahan kami. Beberapa waktu lalu, kami berhubungan intim, tepat setelah saya selesai menstruasi. Keesokan harinya, saya menemukan celana dalam saya bersimbah darah.

Yang mau saya tanyakan, apakah ini dari selaput dara yang robek Dok? Saat malam pertama dulu, kebetulan saya tidak menemukan ada darah sebagai akibat robeknya selaput dara. Apakah selaput dara yang robek itu selalu mengeluarkan darah yang banyak? Apakah jika saat itu selaput dara saya robek, suatu ketika saat saya berhubungan intim dengan suami sudah tidak akan mungkin robek lagi? Atau selaput dara ini bisa robek berulang-ulang?

Jika ini memang karena selaput dara saya yang robek, mengapa baru robek sekarang ya Dok? Bukan saat awal-awal dulu kami berhubungan intim. Terimakasih.

L (Perempuan, 24 tahun)

Jawaban

Selaput dara (hymen) tidak selalu menimbulkan bercak darah sesudah hubungan intim, juga saat hubungan intim malam pertama pasangan pengantin baru. Mengapa demikian?

Pada beberapa wanita, selaput daranya lentur dan liat. Hingga iritasi penis tidak bisa mengoyak selaput dara. Masih diragukan, apakah bercak darah yang Anda alami berasal dari koyak atau robeknya selaput dara.

Bisa pula disebabkan oleh inflamasi (peradangan) dinding vagina atau infeksi dalam rongga vagina. Disarankan, sesudah bercak darah atau haid bersih, Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan, minimal untuk dilakukan papsmear.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit