detikhealth

Konsultasi Umum
dr. Dito Anurogo

Penulis 17 buku dan sedang studi S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis FK UGM Yogyakarta.

Penyebab Nyeri Dada yang Dialami Tiba-tiba

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kamis, 16/03/2017 13:22 WIB
Penyebab Nyeri Dada yang Dialami Tiba-tibaFoto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Dok, saya mau tanya. Kadang-kadang dada saya sakit secara tiba-tiba. Terus rasanya seperti ditekan, ditindih pakai batu, dan sakitnya di bagian tengah. Pada saat yang sama, di kerongkongan seperti ada yang mengganjal dan agak sakit. Itu kira-kira kenapa ya Dok?

Nanda (Laki-laki, 18 tahun)

Jawaban

Nyeri dada yang penyebabnya bukan berasal dari jantung seringkali dialami oleh 98 persen anak-anak dan remaja. Beberapa penyebab nyeri atau sakit dada tersebut antara lain;

A. Muskuloskeletal, seperti sindrom Tietze, sindrom slipping rib, sindrom kostosternal/kostokondritis, cedera (trauma) dan cedera akibat regangan otot yang berlebihan, nyeri xiphoid (xiphoidalgia), krisis sel sabit vaso-oklusif.

B. Paru-paru atau terkait saluran pernapasan, seperti asma bronkial, bronkitis, pneumonia, pneumothorax, emboli paru-paru, asma varian batuk diinduksi oleh olahraga, sindrom dada akut.

C. Gastrointestinal (terkait lambung dan usus), penyakit refluks gastroesofageal, spasme esofagus, penyakit ulkus lambung, gastritis atau esofagitis dikarenakan obat, kolesistitis.

D. Lainnya, seperti gangguan panik, hiperventilasi, kondisi terkait payudara (pada perempuan), herpes zoster, kompresi tulang belakang atau 'akar' saraf.

Di antara keempat penyebab di atas, maka nyeri dada muskuloskeletal paling sering dialami oleh anak-anak dan remaja. Solusinya, beristirahat, menenangkan hati (reassurance), analgesia. Bila nyerinya berat, maka dokter akan merekomendasikan pemberian kompres hangat dan pemberian obat golongan anti-inflamasi nonsteroid selama seminggu.

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu.

Dokter Dito Anurogo, penulis 18 buku, S-2 IKD Biomedis FK UGM Yogyakarta.(hrn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit