

-
Selasa 14/02/2012 15:17 WIB
Istri Tidak Puas Karena Mr P Suami Imut -
Rabu 15/02/2012 15:48 WIB
Istri Belum Apa-apa, Suami Sudah Klimaks -
Senin 02/01/2012 19:05 WIB
Agar Organ Intim Pria Makin Kuat dan Sehat -
Senin 05/12/2011 19:08 WIB
Rumah Kos Tempat Favorit ML, Kuburan China Alternatifnya -
Rabu 22/02/2012 15:28 WIB
Jangan Sepelekan Ukuran Testis Anak - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 603.000
-
Rp 870.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Rahasia langsing tanpa diet
Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan karena saat tidur terjadi perbaikan sel-sel tubuh yang rusak
-
Bahaya Minum Sambil Berdiri
Apabila minum sambil berdiri ini maka beriap-siaplah menerima efek buruk lain pada organ ginjal anda, kita tahu salah satu fungsinya yakni menyaring racun
» Thread Pilihan

Rabu, 22/02/2012 16:01 WIB
Secara Biologis Jam 8 Pagi Waktu Paling Cocok untuk Buang Air Besar
Posted : matsukoArtikel terkait :
- 700 Pasien Diabetes di AS Gugat Perusahaan Obat
- Benarkah Kuku dan Rambut Tetap Tumbuh Setelah Kematian?
- Obat Parkinson Bikin Kecanduan Seks
- Tato Henna yang Dicampur Benzena Bisa Memicu Leukemia
Info Penyakit :
Info Obat :
Siapa Bilang Otak Manusia Cuma Terpakai 10 Persen?
Merry Wahyuningsih - detikHealth
Ilustrasi (Foto: howstuffworks)
Otak sangat misterius, dan satu tambahan misteri lainnya adalah asumsi bahwa manusia hanya menggunakan 10 persen dari otaknya. Dan jika setiap orang bisa memanfaatkan 90 persen otak lainnya, mungkin semua orang dapat menjadi ilmuwan dan memiliki kekuatan telekinetik.
"Meskipun ide yang menarik, 'mitos 10 persen' sangat tidak benar, dan sangat menggelikan," ujar Barry Gordon, ahli saraf di Johns Hopkins School of Medicine di Baltimore, seperti dilansir dari ScientificAmerican, Rabu (12/5/2010).
Menurut Gordon, mitos berasal dari konsep-konsep orang tentang otaknya sendiri. Kelompok ini melihat kekurangan dirinya sebagai bukti bahwa materi abu-abu (korteks otak yang berisi sel saraf tubuh) belum maksimal dimanfaatkan.
Ini adalah asumsi yang salah. Mungkin benar, pada saat-saat tertentu dalam hidup seseorang, seperti pada saat beristirahat dan rileks hanya menggunakan hanya 10 persen dari otak. Tapi ini tidak berlaku untuk kondisi lainnya.
"Ternyata kita menggunakan hampir setiap bagian otak, dan kebanyakan otak aktif hampir sepanjang waktu. Otak merupakan 3 persen dari berat badan dan memerlukan 20 persen dari energi tubuh," tambah Gordon.
Berat rata-rata otak manusia sekitar 3 pound (1,3 kg) dan terdiri dari otak besar, otak kecil dan batang otak.
Otak besar merupakan merupakan porsi terbesar dan melakukan semua fungsi kognitif yang lebih tinggi. Otak kecil bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi motorik, seperti koordinasi dan keseimbangan gerakan. Dan batang otak didedikasikan untuk fungsi bernapas.
Sebagian besar energi yang dikonsumsi otak merupakan kekuatan awal untuk memicu penembakan jutaan neuron (saraf) agar bisa berkomunikasi satu sama lain. Para ilmuwan berpikir bahwa penembakan saraf dan koneksi tersebut yang menimbulkan fungsi otak lebih tinggi.
Dan energi yang tersisa digunakan untuk mengendalikan aktivitas lain yang tidak disadari seperti denyut jantung, maupun yang disadari seperti mengendarai mobil.
Meskipun benar bahwa setiap saat semua bagian otak tidak tertembak secara bersamaan, tetapi peneliti menggunakan teknologi pencitraan otak untuk menunjukkan bahwa otak sama halnya dengan otot-otot tubuh, yang terus aktif selama 24 jam.
"Bukti menunjukkan bahwa manusia menggunakan 100 persen otak," ujar John Henley, seorang ahli saraf di Mayo Clinic di Rochester, Minn.
Bahkan menurut Henley, dalam keadaan tidur sekalipun, ada bidang-bidang otak yang tetap aktif, seperti korteks frontal yang mengontrol hal-hal pada level tinggi seperti berpikir dan kesadaran diri, atau wilayah somatosensori yang membantu orang mengenali lingkungan sekitar.
Sebagai contoh sederhana pada saat kita menuangkan kopi di pagi hari, bagian otak yang aktif adalah lobus oksipital dan parietal, motorik sensorik dan korteks motorik sensorik, basal ganglia, otak kecil dan lobus frontal. Aktivitas saraf hampir terjadi di seluruh otak dalam jangka waktu hanya beberapa detik.
"Hal ini bukan berarti bahwa jika otak rusak, kita tidak dapat melakukan tugas sehari-hari," ujar Henley.
Ia menuturkan bahwa seseorang yang mengalami luka di otak atau sebagian otaknya telah dihapus, masih bisa hidup dengan cukup normal. Tetapi ini karena otak memiliki cara berkompensasi dan memastikan bahwa bagian otak yang tersisa bisa mengambil alih tugas aktivit
(mer/ir)
BACA JUGA :


---125x125.gif)





