detikhealth

Penyebab Air Susu Ibu Tak Keluar

Vera Farah Bararah - detikHealth
Kamis, 07/01/2010 12:45 WIB
(Foto: webmd)
Jakarta, Selama ini ibu yang kesulitan menyusui anaknya diduga karena makanan yang dikonsumsi kurang gizi, stres atau rendahnya motivasi untuk memberikan ASI. Peneliti kini punya jawabannya, kenapa ada ibu yang susah mengeluarkan air susu untuk bayinya.

Peneliti dari Norwegia menuturkan kesulitan untuk menyusui bayi disebabkan oleh tingginya kadar hormon testosteron selama hamil. Hal ini disimpulkan setelah meninjau berbagai bukti yang ada serta melibatkan 180 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Norwegian University of Science and Technology.

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti usia, pendidikan dan merokok, didapatkan ibu yang memiliki kadar hormon testosteron tinggi selama hamil memiliki kesulitan dalam menyusui bayinya.

Peneliti mengungkapkan hormon testosteron yang ada di dalam tubuh bisa mempengaruhi perkembangan jaringan kelenjar di payudara. Sehingga hal ini mempengaruhi kesuksesan seorang ibu untuk menyusui bayinya.

"Pada dasarnya ibu yang memiliki kesulitan tak perlu merasa bersalah, salah satu cara untuk mengatasinya cobalah untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat ibu merasa senang dan bahagia. Karena pikiran atau sugesti juga turut membantu kelancaran menyusui," ujar pemimpin penelitian Prof Sven Carlsen, seperti dikutp dari BBC, Kamis (7/1/2010).

Profesor Ashley Grossman dari Centre for Endocrinology di Barts, London menuturkan bahwa hormon laki-laki bisa mempengaruhi kemampuan seorang ibu untuk menyusui merupakan salah satu hal yang menarik disamping masih banyak faktor psikologis dan biologis lain yang turut mepengaruhinya.

"Selain masalah diberikan ASI atau tidak, pengaruh lingkungan yang diberikan selama bayi masih berada di dalam rahim juga turut mempengaruhi perkembangan masa depan si anak," ujar Prof Grossman.

Meski demikian, para ibu tetap dianjurkan untuk menyusui anaknya secara eksklusif selama 6 bulan. Ini dikarenakan saat usia tersebut hanya ASI lah yang merupakan bentuk gizi terbaik untuk bayi.

ASI adalah nutrisi sempurna yang dibutuhkan hingga bayi berusia 6 bulan, mencegah terjadinya obesitas di masa kanak-kanak nanti serta melindungi bayi dari penyakit dan segala infeksi.
(ver/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit