-
Kamis 09/02/2012 18:55 WIB
Pria Ternyata Bisa Orgasme Berkali-kali Seperti Wanita -
Kamis 09/02/2012 17:03 WIB
Adakah Dampaknya Minum Pil Inex untuk Bercinta? -
Kamis 09/02/2012 17:58 WIB
Nyetir Jangan Seperti Pembalap, Nanti Saraf Gampang Kejepit -
Kamis 09/02/2012 18:26 WIB
Orang Republik yang Kolot Gampang Orgasme daripada Demokrat -
Kamis 09/02/2012 16:28 WIB
Bahan Herbal yang Bisa Jadi Obat Batuk Anak - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,408.000
-
Rp 600.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
It’s Really Or Not
Merawat adalah masalah kulit yang paling umum. Bukan hanya merusak penampilan, tapi juga berpotensi memicu krisis kepercayaan diri.
-
STOP Minum Air Mineral Dalam Kemasan!
ada cartinogen dalam plastik itu yang kalau kita konsumsi itu mengancam kita, bahaya bagi kesehatan manusia
» Thread Pilihan

Kamis, 09/02/2012 12:19 WIB
Benarkah Bercinta Dalam Air Tidak Bikin Hamil?
Posted : botenzorgArtikel terkait :
- Cara Alat Pendeteksi Kebohongan Bekerja
- Kebiasaan Buruk yang Bikin Kulit Cepat Keriput
- Rabu Simbol Hari Malas?
- Pria Perokok Susah Mencapai Orgasme
Info Penyakit :
Info Obat :
Penyakit Langka Alergi Air, Hanya Dialami 40 Orang di Dunia
Nurul Ulfah - detikHealth
(Foto : Dailymail)
Michaela Dutton, seorang ibu muda (21 tahun) asal Walsall, Inggris itu diketahui memiliki kondisi kesehatan yang cukup unik sekaligus menakutkan. Dutton mengidap alergi air dan tidak bisa melakukan kontak apapun yang berhubungan dengan air.
Dutton menyadari penyakit alerginya itu ketika suatu hari anaknya meneteskan keringat di tangannya. Seketika itu, tangan Dutton pun menjadi merah-merah, melepuh dan kesakitan. Ia pun menjadi ketakutan jika kena air hujan dan selalu memakai payung kemanapun bepergian serta memakai baju tertutup.
Setelah diperiksa ke dokter, Dutton ternyata mengalami kondisi yang disebut Aquagenic Urticaria. Kondisi alergi itu ternyata menimpa satu dari 230 juta orang di dunia. Dokter mengatakan bahwa alerginya itu disebabkan karena gangguan ketidakseimbangan hormon setelah melahirkan.
Karena penyakitnya itu, Dutton pun tidak bisa berlama-lama dekat buah hatinya jika sedang berkeringat. Ia juga harus membatasi mandinya hingga 10 detik dalam seminggu, jika lebih dari itu kulitnya akan memerah seperti kulit yang terbakar.
Dutton pun tidak bisa minum air putih, jus atau teh karena tenggorokannya langsung sakit jika terkena minuman tersebut. Untungnya, ia masih bisa minum Coca Cola karena tubuhnya masih bisa mentolerir jenis minuman satu itu. "Mungkin karena ada karbon di dalamnya," ujar Dutton seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (21/10/2009).
"Saya merasa dipenjara dalam tubuh saya sendiri. Saya menjadi jarang bertemu teman-teman karena mereka mengira penyakit ini menular," tutur Dutton.
Dr Adrian Morris, seorang spesialis urticaria pun mengatakan bahwa saat hamil adalah saat yang paling berisiko seseorang mengalami alergi air atau urticaria. Sayangnya, hingga kini belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan alergi air.
"Penyakit ini memang aneh. Kami sudah mencoba memberikan obat anti histamin dan terapi sinar ultraviolet padanya, tapi tidak juga berhasil," ujar Nina Goad, seorang dokter di Wolverhampton’s New Cross Hospital yang juga anggota British Association of Dermatologists.
Goad mengatakan hanya ada 30-40 orang di dunia ini yang berhasil didiagnosa menderita alergi air sejak tahun 1964.
Gejala alergi air adalah beberapa menit setelah kontak dengan air, kulit akan memerah dan terasa sakit selama 15 menit hingga 2 jam atau lebih. Begitu juga ketika terjadi kontak air di tenggorokan setelah minum air atau minuman lainnya.
Meskipun penyebab sebenarnya masih misteri dan belum ada obatnya hingga kini, tapi para ahli percaya bahwa pemicunya adalah histamin. Ada juga yang mengatakan penyebabnya adalah ion-ion yang ada di air. Peneliti masih mencari tahu penyebab sesungguuhnya dan teknik pengobatannya pun hingga kini masih dikembangkan.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer
_4.gif)

---125x125.gif)





