detikhealth

Bolehkah Ibu Hamil Tetap Menyusui?

Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 06/10/2009 11:03 WIB
(Foto: hubpages)
Jakarta, Banyak ibu yang merasa khawatir untuk tetap menyusui anak pertamanya saat mengandung anak kedua. Bolehkah ibu yang sedang hamil tetap menyusui anaknya?

Kekhawatiran ini diakibatkan karena takut menimbulkan kontraksi awal atau anak yang menyusui menendang perut ibu yang sedang hamil tersebut. Sehingga terkadang banyak ibu yang berusaha menyapih anaknya yang menyusui ketika sedang hamil lagi.

Hal yang paling membuat ibu khawatir adalah terjadinya kontraksi saat sedang menyusui anaknya. Kontraksi ini terjadi karena stimulasi puting susu akan melepaskan hormon oksitosin yang masuk ke aliran darah. Oksitosin ini penting pada saat menyusui karena merupakan zat kimia yang bertugas memberitahukan jaringan air susu ibu untuk berkontraksi. Selain itu, hormon oksitosin juga memberitahukan ke jaringan yang berhubungan dengan rahim untuk berkontraksi selama menyusui.

Penelitian yang dilakukan oleh Sherrill Moscona pada tahun 1993 terhadap 57 ibu yang menyusui selama hamil di California, menyimpulkan bahwa menyusui mengakibatkan konsekuensi yang tidak jelas terhadap ibu hamil.

Meskipun belum diketahui dengan pasti dampak apa yang ditimbulkan jika ibu yang sedang hamil tetap menyusui, sebaiknya ibu hamil berhenti menyusui anaknya jika mengalami beberapa tanda berikut ini, seperti dikutip dari Pregnancy, Selasa (6/10/2009):

  1. Mengalami kontraksi lebih dari 4 kali dalam satu jam.
  2. Merasakan tekanan pada tulang panggul.
  3. Mengalami kram seperti saat menstruasi.
  4. Meningkatnya cairan yang keluar dari vagina seperti lendir, darah atau air.
  5. Sakit pada bagian tulang belakang bawah.

Hal yang harus dipertimbangkan adalah kebutuhan ibu untuk beristirahat harus mencukupi, pertimbangkan berat badan yang diperoleh selama hamil serta rasa kesejahteraan secara menyeluruh. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah menyusui dapat menyakitkan atau mengagitasi ibu yang sedang hamil tersebut, sehingga mengakibatkan beberapa ibu melakukan penyapihan terhadap anak yang menyusui.

Penting untuk diketahui adalah produksi susu cenderung menurun sejak memasuki usia pertengahan kehamilan. Tapi kunci untuk dapat memahami apakah menyusui aman selama hamil adalah rahim dan reseptor dari oksitosin itu sendiri. Karena sel-sel rahim bisa mendeteksi keberadaan dari oksitosin sehingga menyebabkan kontraksi.

Rekomendasi Obat


(ver/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit