-
Jumat 10/02/2012 12:21 WIB
Permasalahan Seks Pada Anak Kuliahan -
Rabu 28/12/2011 15:12 WIB
10 Makanan Pemicu Serangan Jantung dan Alternatif Penggantinya -
Jumat 10/02/2012 10:59 WIB
3 Bersaudara Takut Tak Bisa Menikah Akibat Sindrom Serigala -
Jumat 10/02/2012 11:30 WIB
Mengapa Seorang Anak Bisa Menderita Hidrosefalus? -
Jumat 10/02/2012 10:38 WIB
Perut Jadi 'Pantat' Karena Insulin Disuntik Terus di Satu Tempat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,408.000
-
Rp 857.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Penyakit Paling Berbahaya
"Dalam tubuh manusia ada segumpal darah, bila darah itu sakit maka sakit pula seluruh tubuh, segumpal darah tersebut adalah hati “
-
STOP Minum Air Mineral Dalam Kemasan!
ada cartinogen dalam plastik itu yang kalau kita konsumsi itu mengancam kita, bahaya bagi kesehatan manusia
» Thread Pilihan

Jumat, 10/02/2012 13:20 WIB
Gadis Ini Kecanduan Plastik Hobinya Makan Tombol Remote Control
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Hindari Pikun Dengan Konsumsi Ikan
- Mau Sehat? Tirulah Gaya Makan Orang Negeri Tirai Bambu
- Risiko Berat Badan Anak Muda Naik Setelah Tak Jadi Vegetarian
- Mata Bintit Bukan Karena Ngintip
Info Penyakit :
Info Obat :
Sembarangan Menindik, Ancaman Penyakit Mengintai
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: girlishh)
Menindik bagian tubuh (body piercing) adalah tindikan atau tusukan yang dibuat di tubuh seseorang dengan menggunakan jarum atau benda tajam. Selanjutnya tempat yang ditindik tersebut diberi perhiasan seperti emas, perak atau tembaga.
Bagian tubuh yang paling banyak dijadikan tempat tindik adalah telinga, antara lubang hidung, lidah dan di pusar perut. Jika seseorang ingin melakukan tindikan maka yang harus dipertimbangkan adalah keamanan, kebersihan, dan profesionalitas.
Jika tidak mempertimbangkan ketiga hal tersebut maka kemungkinan bisa terkena infeksi. Beberapa bagian tubuh tertentu bisa menyebabkan masalah yang lebih banyak dibandingkan bagian tubuh lainnya. Infeksi yang paling umum terjadi adalah jika menindik di mulut dan hidung, karena terdapat jutaan bakteri yang hidup di daerah tersebut. Sementara tindik di lidah bisa merusak gigi, sedangkan untuk tindik di bibir bisa menyebabkan masalah pada gusi.
Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang dengan tipe penyakit jantung tertentu kemungkinan memiliki risiko tertinggi untuk terkena infeksi jantung setelah menindik. Jika memiliki masalah kesehatan seperti alergi, diabetes, kelainan kulit, kondisi tertentu yang bisa mempengaruhi sistem imun, infeksi, atau sedang hamil sebaiknya tanyakan dahulu ke dokter. Untuk yang memiliki keloid (daging tumbuh) sebaiknya tidak melakukan tindikan disekitar daerah tersebut, seperti di kutip dari Kidshealth, Selasa (18/8/2009).
Sebelum melakukan tindikan pastikan bahwa sudah pernah melakukan imunisasi khususnya hepatitis B dan tetanus. Dan kenali tanda-tanda infeksi seperti kemerahan sekitar tindikan, bernanah dan terjadi perubahan warna kulit disekitar area tersebut.
Beberapa masalah yang biasa timbul jika tidak aman, bersih dan profesional adalah infeksi yang kronis, hepatitis B dan C, tetanus, alergi kulit akibat perhiasan yang digunakan, bengkak atau kerusakan saraf.
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menindik bagian tubuh, yaitu:
- Tempat tindik harus bersih.
- Orang yang menindik harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan tindikan.
- Orang tersebut menggunakan sarung tangan steril yang sekali pakai.
- Jarum yang digunakan masih baru dan tidak dipakai lagi untuk orang lain.
- Mencuci tangan sesudah melakukan tindikan.
Jika menggunakan tindikan di mulut, sebaiknya menggunakan obat kumur yang non-alkohol dan antibakterial setelah makan. Jika merasa ada sesuatu yang salah dengan tindikan tersebut segera konsultasikan ke dokter. Hal yang terpenting dalam melakukan tindikan adalah lakukan dengan orang yang profesional dan di tempat yang aman serta bersih.
Rekomendasi Obat
.: detikcom | detikNews | detikFinance | detikHot | detikI-net | detikSport | detikFood | Sepakbola :.
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved | Redaksi | Karir | Kotak Pos | Info Iklan | Disclaimer
_4.gif)

---125x125.gif)





